Sekilas Tentang Geomatika


Salah satu ilmu yang mempelajari kebumian adalah Teknik Geomatika. Geomatika merupakan istilah ilmiah yang berarti pendekatan yang terpadu dalam mengukur, menganalisis, dan mengelola deskripsi dan lokasi data-data kebumian, yang sering disebut dengan data spasial.Fokus pada ilmu Geomatika ada pada permukaan bumi. Sebenarnya Ilmu Geomatika merupakan perkembangan dari ilmu Geodesi.

Geodesy berasal dari kata yunani. Geo yang berarti bumi dan dasia/daiein yang berarti membagi. Geodesi adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengukuran dan cara mempresentasikan bumi dengan benda-benda langit lainnya, termasuk medan gaya beratnya masing-masing dalam ruang tiga dimensi yang berubah terhadap waktu. Seiring perkembangan waktu berkembangnya teknologi informasi, maka teknik geodesy dirubah menjadi tknik geomatika (Geo-Informatika). Hal ini dengan memakai teknologi yang canggih untuk memenuhi permintaan dalam pentediaan data. Dimana teknologi ini dimanfaatkan untuk keperluan pengelolaan lingkungan, mitigasi bencana alam gerakan tanah dan lain-lain. Juga untuk keerluam pengelolaan Sumber Daya Alam seperti : penataan, perencanaan, serta pengembangan wilayah di darat termasuk pengembangan wilayah pantai dan pesisir, pengelolaan sumber daya air; pengembangan air tanah, pengelolaan mata air, pengembangan daerah aliran sungai dan lain-lain.

Ruang linkup Geomatika anatara lain:

      Pertanahan/Kadastral
Bidang ini fokus pada pertanahan, baik penentuan daerah, penyedia peta dengan System Informasi    Geospasial khususnya pertanahan, serta dapat memanajemen pajak dan bagunan.
    
      Hidrografi


Hidrografi umumnya mengacu pada  pengukuran dan  uraian tentang perairan, dan secara khusus mengacu pada pengukuran dan  deskripsi dari navigasi  perairan yang diperlukan untuk navigasi yang aman dari kapal. Pengukuran hidrografi akan mencakup informasi, pasang surut arus dan gelombang oseanografi fisik.  Yang akan  mencakup  pengukuran  bawah, dengan penekanan khusus pada fitur-fitur geografis  laut yang menimbulkan bahaya untuk navigasi seperti batu karang, beting, terumbu dan fitur lain yang menghambat  perjalanan kapal. Tidak seperti oseanografi, hidrografi  akan  mencakup fitur pantai, alam dan buatan manusia, yang membantu dalam  navigasi. Sebuah survei hidrografi akan mencakup posisi akurat di laut dari representasi  bukit, gunung dan  bahkan lampu  dan menara yang akan membantu dalam memperbaiki posisi  kapal serta aspek laut dan dasar laut.

        Penginderaan Jauh (Remote Sensing)

Penginderaan Jauh  adalah ilmu dan teknologi untuk memperoleh informasi tentang objek, wilayah atau fenomena dengan menggunakan suatu alat tanpa melakukan kontak langsung dengan objek, wilayah atau gejala yang dikaji( Lillesand dan Kiefer, 1994)
Teknologi menggunakan citra satelit untuk permukaan bumi. dengan teknologi ini kita bisa mengetahui suatu wilayah memiliki hal penting yang didalamnya. Sebagai contoh dengan remote sensing kita bisa mengetahui bahwa suatu wilayah terebut merupakan kaya akan sumberdaya Alam. 

 

            Photogrametri

Merupakan pengambilan citra dengan foto camera dalam skala kecil. hasilnya akan terlihat lebih detail. Pemetaan ini bisa digunakan misalnya untuk mengetahui wilayah yang terkenana bencana, perncanaan wilayah dan sebaigainya.





Komentar

  1. Terimakasih infonya sangat bermanfaat
    jangan lupa kunjungi web kami
    www.ppns.ac.id

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Belajar mengetahui Parameter Orientasi Dalam pada kamera (kalibrasi Kamera) Android Cross A7S

Survey Topografi

Ilmu Geofisika dan Penerapannya